Kota dan Urbanisasi Awal di Asia Tenggara
Fig. 1 Pagoda Baw Baw Gyi di Sriksetra, by Jakub Hałun – Own work, CC BY-SA 4.0, https://commons.wikimedia.org/w/index.php?curid=51060827
Fig. 2 Kuil Asrama Moha Russei di Angkor Borei, By Tonbi ko – Own work, CC BY-SA 4.0, https://commons.wikimedia.org/w/index.php?curid=50024835
Kota bisa kita definisikan secara formal dan fungsional. Mendefinisikan kota secara formal berarti mendefinisikannya berdasarkan ciri fisiknya, sedangkan definisi fungsional berdasarkan fungsinya. Redfield dan Singer membagi kota fungsional menjadi dua yaitu orthogenic atau pusat pemerintahan dan budaya, dan heterogenic yaitu pusat perdagangan dengan penduduk multietnis. Pembentukan kota dan urbanisasi merupakan dampak meningkatnya kompleksitas dari sebuah masyarakat.