Arsip:

artikel klasik

KEHIDUPAN DIDALAM GOA MESOLITIK MAYMAND

Oleh: Fathul Ulum

Dibalik kemajuan zaman yang ada, terkadang kita kesulitan untuk mengidentifikasi jejak-jejak masa lalu kehidupan manusia di masa lampau, namun untungnya ada beberapa tempat yang masih tersisa dan masih meninggalkan jejak bahkan masih digunakan hingga saat ini. Maymand atau yang biasa dikenal Meyband merupakan sebuah desa kuno yang berada dekat dengan Kota Shar-e Babak Provinsi Kerman, Iran. Iran adalah negara yang kaya akan sejarah budayanya dan Desa Maymand adalah salah satu tempat tertua disana sekaligus sebagai salah satu yang terindah. read more

Hari Jadi Kota/Kabupaten: Prasasti untuk Identitas Bersama

Oleh: Devina Ocsanda dan Meliani Sekar Tanjung Perwitasari

Prasasti menjadi tumpuan dalam penyusunan sejarah Indonesia, khususnya sejarah pada Masa Klasik (Hindu-Buddha). Penggunaan data prasasti tersebut terkait dengan beberapa hal. Pertama, prasasti ditulis sezaman dengan peristiwa yang terjadi (Dwiyanto, 1998). Kedua, pembuatan prasasti yang diperintahkan raja untuk rakyat melalui seseorang yang bisa menulis prasasti (citralekha) turut menjadikan prasasti menjadi data penting. Ketiga, aspek kehidupan yang tersurat maupun tersirat dalam prasasti, yaitu agama, ekonomi, politik, hukum, kesenian, pertanian, dan teknologi menjadikan prasasti sebagai sumber memadai. read more

Pengungkapan Acara Kerajaan Yang Menjadi Tempat Kemungkinannya Pertemuan Si Lima dan Si Gadis Baik Hati Berdasarkan Prasasti Tempuran dan Sumber Naskah Kuno

Gambar Prasasti Tempuran

Jika biasanya sebuah prasasti membahas mengenai penetapan daerah perdikan bebas pajak atau sima, maka Prasasti Tempuran memanglah prasasti dengan isi yang unik. Prasasti ini menceritakan rasa kegalauan ataupun frustasi dari seorang pemuda bernama Si Lima yang sedang patah hati terhadap seorang gadis yang tak sengaja ia tatap pada pertemuannya di sebuah upacara besar kerajaan. Ia semacam melakukan sumpah untuk dapat berbuat seratus kebaikan kepada sang gadis. Pada prasasti ini nama seorang pemuda tersebut disamarkan. read more

[HIMAPEDIA] Candi Bocok dan Tinggalan Arkeologis di Daerah Aliran Sungai Konto, Jawa Timur

Candi Selatan
Potret candi bagian selatan. (Dok. HIMA/Abednego Andhana P).

Candi Bocok secara administratif terletak di Desa Pondok Agung, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Candi ini terletak di ketinggian 437 Mdpl dan tidak jauh dari jalan raya Malang-Kediri. Candi Bocok berada di daerah pegunungan antara Pegunungan Arjuna di sebelah utara dan Pegunungan Kelud di sebelah selatan. Candi Bocok memiliki nilai historis yang cukup penting mengingat letaknya yang berada di jalur antara Kerajaan Singhasari dan Kerajaan Kadiri pada abad ke-13 M. Candi ini juga tidak berdiri sendiri, akan tetapi terdapat beberapa situs lain yang diduga berkaitan di kawasan perbatasan antara Kediri dan Malang. read more

Menyoal Arca Harihara Dieng

Gambar 1: Ilustrasi Hariharamurti
Robert Ryan, dalam https://robertryanofjudah.tumblr.com/post/125339633628/harihara-by-robert-ryan-2015-i-respectfully-pay

Tulisan karya : Antonius Satrio Wicaksono (Arkeologi 2018)

“Sivaya Visnu rupaya Siva rupaya Vaisnave. Sivasya hrdayam Visnu Visnocha hrdayam Sivah.”

Siwa dalam bentuk Wisnu dan Wisnu dalam bentuk Siwa. Hati Siwa serupa Wisnu dan hati Wisnu serupa Siwa.

Begitulah penggalan sloka yang bertalian dengan Hariharamurti. Manifestasi dewa Wisnu (Hari) dan dewa Siwa (Hara) dalam satu wujud individu[1].

Kultus akan dua dewa Trimurti yang eka rupa ini secara gamblang tampak dari eksisnya arca Harihara yang tersebar di seantero Asia. Termasuk Indonesia di mana salah satu arcanya ditemukan di Dieng, Jawa Tengah. read more

Telusur Jejak Peradaban di Candi Gambar Wetan

Oleh : Abednego Andhana Prakosa Jaya (Arkeologi 2018)

Kekayaan tinggalan arkeologis di Indonesia, terutama candi memang tiada habisnya untuk dibahas. Salah satu candi yang dapat dijumpai hingga kini adalah Candi Gambar Wetan yang terletak di Perkebunan Gambar, Desa Sumbersari, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur atau tepatnya di lereng sisi barat Gunung Kelud. Dilihat dari sisi geografisnya, Candi Gambar Wetan memiliki keunikan yang jarang dimiliki oleh candi lainnya. Letaknya yang tidak jauh dari aliran lahar dingin tampaknya merupakan suatu kesamaan yang hanya dimiliki dengan Candi Morangan di Yogyakarta. Selain itu, lokasinya yang jauh dari perkampungan juga mendukung upaya konservasi candi ini dari berbagai ancaman akibat pembangunan dan perkembangan penduduk. read more