Scold’s Bridle : Kekang Mulut Si Penggosip

(Sumber: en.wikipedia.org)

Pertukaran informasi merupakan kegiatan umum yang akan terus terjadi dari waktu kewaktu. Pertukaran informasi tentunya sangat diperlukan untuk keberlangsungan hidup manusia. Dengan adanya pertukaran informasi, maka manusia akan mengetahui apa saja peristiwa baru yang tengah terjadi di luar sana. Pertukaran informasi dapat terjadi baik melalui media elektronik maupun kabar dari mulut ke mulut. Dalam memperoleh informasi tentunya diperlukan proses seleksi, hal tersebut dikarenakan informasi yang kita dapatkan terlebih apabila proses perpindahan informasi tersebut melalui sebuah perantara bukan langsung dari sumbernya. Salah satu forum pertukaran informasi secara langsung biasanya sering terjadi dalam kegiatan perkumpulan, terlebih perkumpulan dari kaum hawa. Dalam kegiatan perkumpulan tersebut biasanya kaum hawa lebih banyak berbincang dengan rekannya, dalam perbincangan tersebutlah biasanya terjadi pertukaran informasi antara satu orang dengan orang lain. Salah satu bentuk  informasi yang sering menjadi perbincangan kaum hawa selama berbincang dengan temannya adalah hal – hal mengenai rumor atau yang kini lebih dikenal dengan istilah ‘gosip’. Gosip sendiri merupakan fenomena umum bagi masyarakat awam. Bahkan sejak dunia media sosial mulai memperlihatkan eksistensinya, informasi berupa berita mengenai hal-hal rumor tersebut makin marak dan lebih cepat tersebar. Namun tahukah kalian bahwa di Eropa pada abad pertengahan memiliki hukuman bagi masyarakat yang melakukan kegiatan ‘gossip’ tersebut?.

(Sumber: kaskus.co.id)

Alat penghukum bagi penggosip tersebut dinamakan Scold’s Briddle. Alat ini merupakan sebuah kerangka besi yang berbentuk seperti topeng yang ditemukan pada 1567 di Skotlandia Alat tersebut memiliki bagian bernama bridle-bit yang berfungsi  untuk menahan lidah dari pemakainya. Pada bagian ini terdapat besi runcing dibagian atas dan bawah lidah yang dapat menembus lidah, hal tersebut bertujuan untuk membuat pemakainya tidak dapat berbicara

Penggunaan Scold’s Briddle ini bermula pada sekitar akhir abad ke-16 hingga awal abad ke-17 dimana terdapat kekhawatiran terhadap kaum perempuan yang ‘kehilangan kendalinya’ seperti membuat kerusuhan dengan tetangga, menentang suaminya, hingga menentang pendeta, hal tersebut bisa dilihat dalam tulisan Shakespeare yang berjudul “Taming of the Shrew”. Pada sumber lain, disebutkan juga bahwa pada abad pertengahan, kegiatan membicarakan rumor atau gosip merupakan tindakan kejahatan. Kepercayaan pada masa itu meyakini bahwa menghukum tubuh seseorang adalah satu-satunya cara untuk menebus dosa seseorang. Sehingga untuk menebus kesalahan dan kembali suci maka diperlukan alat untuk memberikan rasa sakit untuk mengembalikan kemurnian diri. 

(Sumber: sengkala.com)

Penggunaan Scold’s Briddle pada masanya merupakan sebuah penghinaan publik bagi wanita Eropa pada abad pertengahan. Pria pada abad pertengahan di Eropa apabila mendengar bahwa istrinya terlibat dalam suatu gosip, maka mereka akan memasangkan tali kekang kewajah istrinya sebagai hukuman. Kemudian suami dari pemakai Scold’s Briddle tersebut akan mengikatkan tali pada istrinya yang kemudian akan diajak untuk berjalan-jalan mengelilingi kota, terkadang sang suami juga akan menempelkan bel dibagian atas tali kekang untuk menarik perhatian dari orang disekitar. Tentunya pemakai dari Scold’s Briddle tersebut akan mendapat hinaan dari orang-orang yang ia temui di jalan serta merasa malu sehingga menimbulkan efek jera. Selain ditujukan untuk orang yang terlibat sebuah rumor, alat hukuman ini juga ditujukan bagi mereka yang di curigai terlibat dalam praktik sihir. Sayangnya alat ini diperuntukan untuk kalangan kebawah, sedangkan anggota pengadilan dan kalangan keatas secara tidak resmi diizinkan bergosip dikarenakan tidak takut terhadap hukuman yang akan diberikan.

 

Referensi:

https://www.lancastercastle.com/history-heritage/further-articles/the-scolds-bridle/

https://allthatsinteresting.com/scolds-bridle

https://m.liputan6.com/global/read/3133787/dulu-orang-yang-suka-bergosip-disiksa-pakai-alat-ini

https://kumparan.com/absal-bachtiar/scolds-bridle-topeng-hukuman-untuk-si-tukang-gosip-1rkM01LW05g/1